RSS

hanya imaji


‎"Kalau memang terlihat rumit lupakanlah. Itu jelas bukan cinta sejati kita. Cinta sejati selalu sederhana."

--Tere Liye, novel "Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah"



kalau begitu, kisah kita bukanlah cinta sejati
aku dan kamu, 
tidak akan menjadi sejati
karena kita terlalu rumit
karena kita tidak mampu menyederhanakan segalanya
aku dan kamu
hanya ada dalam imaji


si cengeng


liat film yang sedih-sedih, langsung nangis

baca novel yang mellow-mellow, langsung banjir air mata
:')
ada hal yang bikin kesal, bikin marah, dikecewakan
pelariannya pasti nangis

aku memang cengeng, si tukang nangis

mudah banget keluarin air mata
tapi, bagi aku nangis itu terapi
kalau stres, galau, atau apapun
abis nangis itu rasanya legaaaaaaa
abis nangis, jadi tenang dan bisa mikir jernih :')

ini aku, anita

si cengeng
:p

my new family


hallo, para PI BPH BEM FF UI 2013,
keluargaku yang baru
setahun kita akan bekerja sama
menghadapi banyak tantangan, menghadapi banyak masalah, demi BEM yang lebih baik..

hari ini kita bareng-bareng ya??
full bertujuh belas
Team Building pertama kita, jalan-jalan ke KBR
dan akhirnya,, kita main truth and truth di akhir perjalanan yang melelahkan ini
hari ini aku nangis di depan kalian,
hari ini aku benar-benar jujur menampakkan diriku yang sebenarnya
:')
maaf,
aku memang cengeng,
mudah sekali meluapkan emosi,
tapi dengan kejujuran ini, aku harap kita bisa saling menjaga..
kita keluarga kan???
dan aku sayang sama kalian.
basith, andika, rindhy, risya, sisi, arief, idam, dessy, herlina, nazul, fitri, ega, edberg, laras, afina dan abel :)
terutama untuk korbid ku, edberg andreas, terima kasih sudah membantu membuka rahasia pertama kita, membantu aku menghadapi ketakutan untuk mengungkapkan hal yang sebenarnya seperti pemicu bad mood parah ku,,
:')
( gue pengen ngucapin makasih ke lo beg, pertama kalinya lo terlihat begitu kece dimata gue.
biarpun seringkali gue pengen bakar lo, hahahahhaha
kalo nyebelin lo itu kumat :p )

untuk herlina, idam,
sahabat-sahabatku dari jaman dahulu,
tahu luar dalam aku,
busuk-busuknya aku,
dalam keluarga ini, semoga kita bisa lebih saling meyakinkan bahwa "sahabat tidak bisa dipilih, cuma bisa diterima"

untuk risya,
halo mantan calon deputi-ku,,
semoga kedekatan kita tidak memberi musibah untuk kamu,
semoga kamu juga lancar dengan seseorang yang sering-bikin-galau-itu
:p
semoga diktat-diktatnya bermanfaat
semoga kamu ga stres juga sama aku :p

untuk laras,
teman sebidang yang paling sering dicurhatin,
yang rela bahunya basah tadi gara-gara aku nangis
(kayaknya pake ingus juga deh, hahahahhahaa)

untuk arief sang penakluk TU,
koorbid internal berjiwa pengmas,
selalu asik diskusi pengmas sama lo, om.
hahahhaa

dan semua,
yang bakal kepanjangan banget kalo disebutin sebiji-sebiji
:')
aku sayang kalian,
keluarga baru ku,
BEM FF UI 2013
 @BEMFFUI

:D

JOG



jogja
ah, bertahun yang lalu, begitu aku ingin mengadu nasib di sana. menjadi mahasiswa perantauan yang menimba ilmu disana.
ah, tapi tak mengapa. aku kini mengadu nasib di kota yang ga kalah kece, yang kayaknya jadi rame karena banyak mahasiswa aja, kalo engga mungkin cuma jadi daerah perumahan di pinggiran Jakarta. 
tanpa banyak kata lagi, maka kuumumkan dengan bangga bahwa aku sekarang tinggal dan mengadu nasib diiii DEPOK!
(prok prok)
hahhahahaaa

aku sekarang mengadu nasib di kampus perjuangan, kampus yang dengan bangga membawa nama negeri yang kadang-terpaksa-aku-cintai-tapi-selalu-aku-sayang , membawa nama besar pejuang-pejuang yang membela negara ini dari kelaliman.
dih, kenapa jadi cerita kampus sendiri, temanya sekarang JOG. hahahhaa

oke, kembali fokus.
duluuu, duluuu banget, pas masih jaman dinosaurus, aku pengeeeeennnn banget masuk UGM. tinggal di jogja. ga tau, ada feeling kalo jogja itu rasanya homey banget. ada perasaan nyaman, romantis, tenang, seperti berada di rumah.
ah,,
tapi memang bukan jodohku untk tinggal disana. eh apa nanti jodohnya sama orang jogja ya???
hahahhahahahahaa
entahlah, sampai sekarang aku juga ga keberatan kalau kerja dan tinggal di sana.
suasananyaa,, aku suka.
tenang, jauh dari hiruk pikuk.
apalagi kalo dibandingin jalan mar*onda yang subhanallah ramainyaaaa -____-
penuh polusi, benzopiren. haaahhhh :'(

aku jatuh cinta sama jogja, sama suasananya, sama gaya kehidupan di sana yang begitu sederhana, sama malioboro, sama semuanya...
eh, tapi aku lebih mencintai institusi tempatku menuntut ilmu sekarang dibanding institusi yang menyandang nama patih Majapahit itu :p
sama aku juga belom bisa suka masakan khas sana. kalau di sana, pasti makannya cari yang biasa aja, bukan gedeg atau apapun itu. ahhahahaaa
entah aku yang males nyari atau belum nemu gudeg yang kata orang enak itu. hahahhahaa
:p
aku juga kurang suka jalan-jalan, hahahhaa
aku hanya suka suasananya yang nyaman dan hangat, suka romantisme tersendiri dari kota cantik itu, suka kecantikan kota ini yang seolah memanggil untuk kembali ke sana :)
(eh ini g ada hubungannya sama si ratu pantai selatan kan??? :P )
pokoknya,
I LOVE JOG!

i'm the winner of my heart



ini bukan kalah dalam pertaruhan
ini lebih seperti,
aku tau judi itu dosa,
dan aku meninggalkannya

maka sekarang aku berhenti menyakiti hati aku
aku memilih untuk terlihat kalah dalam pertaruhan ini
namun engga
aku menang,
karena aku tak membiarkan hatiku terluka lagi,
hanya karena seorang kamu 
:)

aku pemenang hatiku sendiri,
satu-satunya

cukup sampai disini


mungkin cukup sampai di sini
aku mulai lelah
lelah peduli padamu
lelah mengkhawatirkanmu

aku mulai lelah
cukup sampai disini saja
cukup semua kepedulianku
cukup semua perhatianku

cukup sampai disini
untuk apa aku mempedulikan orang yang bahkan tidak peduli pada dirinya sendiri??

untuk kamu, yang (masih) ada di sudut hati


tiap keping rindu sibuk merenda malam ini
membingkai tiap kenangan yang pernah kita lewati bersama
ah,
entah kenapa
sungguh rasanya aku ingin menghapus bayangmu dihatiku
menghilangkan tiap jejak rindu yang ada

ah,
tapi aku tahu
sejarah tak bisa dihapus
tinta telah tergoreskan,
lalu kenapa?
kamu masih ada di sini
di sudut hati

aku hanya bisa berpura mengabaikanmu
menganggapmu tak ada
namun kamu terus ada
di sana
disudut hati
sembari terus merangkai rindu yang terpendam
menjauh biarpun raga kita hanya selengan tangan

kamu masih ada disana
selalu
sampai aku bisa menganggapmu benar-benar tak ada
sampai aku bisa mengenangmu tanpa rasa sakit
sampai aku bisa berhenti merangkai rindu untuk kamu

untuk kamu, yang masih ada disudut hati